Wartawan ‘kehilangan’ Sutan Bhatoegana

Kebayoran Lama-20130613-01850PEPATAH lama mengatakan, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin pepatah klasik ini sangat pas disematkan kepada sosok koplak seperti Sutan Bhatoegana.

Sudah dua periode menjadi anggota DPR, ternyata bukan jaminan mulus menjadi anggota DPR yang ketiga kalinya. Sutan gagal dalam Pemilu Legislatif 2014. Sutan otomatis gagal kembali jadi ‘bintang’ Senayan.

Tidak sampai di situ, Sutan yang beberapa kali mondar-mandir menjadi saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Hambalang dan SKK Migas malah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus lain. Sutan dituduh terlibat suap dalam pembahasan APBN Perubahan Kementerian ESDM.

Aku kerap menyandingkan Sutan itu dalam dunia hiburan seperti Syahrini. Dia sangat kreatif melahirkan kata-kata atau istilah pasar dan ikonik.

Ngeri-ngeri sedap, masuk barang itu, ikan salmon dan banyak lagi. Diciptakan Sutan tidak asal jeplak tapi mengandung makna. Tapi kini istilah itu malah menuding dirinya. “Benar-benar masuk barang itu,” celetuk wartawan DPR ketika KPK menetapkan Sutan menjadi tersangka yang disiarkan sebuah stasiun televisi.

Diakui atau tidak Sutan adalah salah satu ikonik DPR yang moncer karena istilah dan juga mungkin karena wajahnya yang unik. Untuk menyebut istilah lain daripada yang lain.

Untuk urusan wajah ini, Sutan mengakui memang kurang tampan. Karena itu Sutan sangat gigih ketika pacaran untuk mendapatkan perempuan asal Pasundan alias mojang Tasikmalaya.

“Wajah saya sudah rusak. Kalau istri saya tidak cantik tambah rusak keturunan saya,” kata Sutan seperti dikutip dari biografinya berjudul Sutan Bhatoegana: Ngeri-ngeri Sedap Gebrak Senayan.

Dampak dari Sutan yang kreatif membuat kosakata baru menyebabkan anak kolong ini sangat terkenal di televisi. Bahkan konon Pemred tvOne Karni Ilyas ‘kontrak mati’ untuk selalu menghadirkan salah satu pendiri Partai Demokrat ini dalam program ILC.

“Politisi seperti Sutan itu diperlukan. Politik tidak harus dibuat serius tetapi bisa juga dibawa bercanda,” kata Karni.

Sutan belakangan bersolek. Sutan mulai mengenakan kawat gigi untuk meratakan giginya yang amburadul. Dulu putrinya pernah menyarankan agar Sutan mengenakan kawat ini. Namun Sutan baru luluh dan bersedi mengenakan kawat gigi setelah mendapat saran langsung dari penggemarnya.

Soal penggemar itu bukan isapan jempol. Pernah aku menghadiri acara tahun baru yang digelar Sutan di kediamannya. Dalam pesta yang sangat meriah itu Sutan kedatangan tamu bukan hanya teman-temannya semasa sekolah dasar termasuk anak bupati lawat berantemnya dulu tetapi juga ada sepasang suami sitri jauh-jauh datang dari Manado.

“Itu mereka penggemar Abang dari Manado. Mereka datang dari Manado. Mereka mengaku penggemar Abang setelah Abang sering tampil di ILC,” ujar Sutan ketika itu.

Apakah Sutan kaget ketika ditetapkan menjadi tersangka? Tanpa aku meminta konfirmasi langsung pun pasti Sutan sangat kaget. Tapi dia berusaha tenang. Ini terlihat dari pesan Tahajud Call yang dikirim via BBM kepada wartawan setelah Sutan ditetapkan menjadi tersangka.

Rasulullah Saw bersabda, “Bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu berada dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya menghapusnya. Bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang luhur.”(HR Attirmidzi).

Leave a Reply

*