Ketua DPR Tunggu Jawaban Presiden Jokowi soal Revisi UU Pilkada

Politikparlemen, JAKARTA – Ketua DPR Setya Novanto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan jawaban atas niat DPR tersebut. Jokowi masih akan membahas rencana itu terlebih dahulu dengan para menteri terkait.Setnov di Istana

Hal itu disampaikannya usai melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi dan jajarannya membahas revisi terbatas Undang-undang (UU) Pilkda guna mengakomodasi keikutsertaan Partai Golkar dan PPP dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2015.

Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu, pimpinan DPR dan Komisi II menyampaikan niat untuk merevisi UU Pilkada.

“Kita sudah sampaikan pada Presiden, dan kita harapkan Pak Presiden untuk menjadi pertimbangan-pertimbangan. Tentu Presiden kita berikan kesempatan untuk bicarakan dengan kementerian terkait,” kata Novanto di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2015).

Waketum Golkar hasil Munas Bali ini mengatakan Presiden Jokowi menyikapi rencana itu dengan bijaksana. DPR pun menanti jawaban Jokowi terkait renana merevisi UU tersebut sesegera mungkin.

“Ya, Presiden tentunya kita tahu sangat bijaksana, selalu memberikan suatu pendapat-pendapatnya. Dan tentu kita harapkan nanti ada hasil akhir daripada putusan Presiden. Ya kita tunggu saja,” ujar Novanto.

Pimpinan DPR hari ini menemui Presiden Jokowi dalam rangka meminta dukungan untuk merevisi UU Pilkada. Sebelumnya DPR sebelumnya mendesak KPU dan Kemendagri soal revisi UU Pilkada, namun kedua institusi itu menolak.

Aturan yang ingin direvisi oleh DPR adalah menyangkut syarat peserta pilkada. DPR ingin KPU menerima kepengurusan parpol yang dimenangkan oleh putusan pengadilan terbaru.

Namun KPU menolak dan hanya akan menerima peserta yang mengantongi putusan inkrah pengadilan. Dengan putusan KPU itu, Golkar dan PPP terancam tak bisa ikut pilkada. (awn)

Leave a Reply

*