DPD RI meminta Pemerintah Kendalikan Harga Sembako Jelang Ramadhan

Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad

Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad

Politikparlemen,JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI, Farouk Muhammad meminta pemerintah segera menyiapkan langkah-langkah koordinasi dan antisipasi terhadap kenaikan harga bahan pangan menjelang Bulan Ramadhan.

“Hanya dalam hitungan hari, kita akan segera memasuki bulan suci ramadan. Tidak bisa dipungkiri, masyarakat punya kecenderungan akan mengubah pola hidup terutama konsumsi, selama kurang lebih satu bulan penuh. Peningkatan konsumsi tersebut diprediksi akan meningkat sekitar 30 persen hingga 40 persen,” kata Farouk Muhammad dalam Siaran Pers yang diterima Politikparlemen, Selasa (26/5/2015).

Ia menjelaskan hampir setiap memasuki bulan puasa , harga pangan selalu naik tanpa ada intervensi optimal dari pemerintah untuk menahannya. Kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian bagi pemerintah ditengah pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Kewaspadaan terutama dalam antisipasi terhadap gejolak harga pangan yang menimbulkan inflasi, pasokan atau stok bahan pangan hingga hari raya Idul Fitri, dan distribusi bahan pangan yang terjamin hingga ke seluruh Indonesia.

Legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menambahkan, DPD RI mendesak agar Pemerintah perlu segera merampungkan peraturan atau payung hukum tentang pengendalian harga kebutuhan pokok dan barang penting, agar nantinya pemerintah akan memiliki wewenang untuk mengendalikan harga khususnya pada waktu-waktu tertentu.

“Jangan sampai nanti kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok menganggu konsentrasi masyarakat yang akan beribadah selama bulan suci,” jelasnya.

DPD RI juga meminta agar persoalan stok bahan pangan selama bulan Ramadhan hingga hari raya nanti harus benar-benar diperhatikan. Konsentrasi dan monitoring stok bahan pangan jangan hanya dilakukan dikota-kota besar saja, tetapi harus mencakup seluruh wilayah di Indonesia terlebih untuk komoditas pangan strategis.(erc)

Leave a Reply

*