Jimly Usulkan Diskualifikasi Bagi Peserta Pilkada Langgar Kode Etik

unduhan (49)

Politikparlemen,JAKARTA – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mengusulkan diskualifikasi atau pembatalan sebagai peserta pilkada bagi pasangan calon pilkada yang terbukti melanggar kode etik pemilu.

“Integritas pilkada tidak saja terkait etika penyelenggara pemilu tetapi juga  etika penyelenggaraan pilkada yang di dalamnya terdapat penyelenggara dan peserta pilkada,” ujar Jimly di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (29/2/2016).

Karena itu, kata Jimly peserta pilkada yang melanggar kode etika pilkada harus diberi sanksi. Jika sanksi terberat penyelenggara baik KPU maupun bawaslu yang melanggar kode etik dipecat, maka perserta pilkada didiskualifikasi dari kepesertaan pilkada.

“Peserta yang melanggar kode etik seharusnya didiskualifikasi kepesertaannya sehingga integritas pilkada bisa terwujud,” tandas dia.

Jimly menilai dalam penyelenggaraan pemilu atau pilkada, kadang peserta pilkada yang aktif mendekati penyelen?gara. Hal ini, katanya mempengaruhi penyelenggaraan pilkada.

“Dalam jangka panjang sudah baik yang kita buat ini. Tetapi walaupun penyelenggara pemilu sudah baik, tetapi peserta juga sekarang menjadi masalah. Karena itu, kita anjurkan diskualifikasi bagi peserta yang langgar kode etik,” ungkap Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.(hsu)

Leave a Reply

*