Muqowam : Kasus Rommy Tidak Ada Kaitannya Dengan PPP

1960_ilustrasi_by_net._20170613024549

JAKARTA – Politisi Senior PPP Ahmad Mukowam melihat kasus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy, yang diperiksa KPK, terkait kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah, pada RAPBN perubahan tahun anggaran 2018 tidak ada kaitannya dengan partai berlambang Ka’bah.

” Jangan digeneralisir kasus itu dengan partai meskipun Rommy Ketum PPP,” tegasnya disela-sela Jalan Sehat HUT MPR ke 73 di Gedung MPR Jakarta, Minggu (26/8).

Muqowam panggilan akrab bagi media itu menjelaskan KPK harus mengusut tuntas kasus itu dan tidak boleh tebang pilih dan ini juga bukan menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Loh inikan bukan masalah menjelang pemilu 2019 jadi semua serahkan kepada KPK untuk mengusut kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah, pada RAPBN perubahan tahun anggaran 2018,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD ini juga enggan berpolemik jika kasus Rommy dihubungkan dengan perolehan suara PPP di Pemilu 2019 nantinya anjlok.

” Ya semua pasti akan menghubungkan suara PPP di Pemilu 2019, enggak seperti itulah,” ungkap Muqowam.

Ia juga berharap agar perlu kaderisasi dan konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan kedepannya untuk menghindari kasus korupsi yang tak hentinya menerpa Partai Politik.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat orang tersangka. Anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Eka Kamaluddin (perantara), dan Yaya Purnomo (Eks Pejabat Kemenkeu) ditetapkan sebagai tersangka sebagai penyuap. Selain itu, KPK menetapkan seorang kontraktor Ahmad Ghiast sebagai tersangka karena diduga memberi suap kepada Amin.
KPK juga telah menyita uang Rp 1,4 miliar dari rumah salah satu fungsionaris PPP.(*)

Leave a Reply

*