Airlangga Bantah Tidak Terlibat Proyek PLTU Riau1

IMG-20180926-WA0069

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah tidak pernah sekalipun terlibat Proyek PLTU Riau-1 yang menjadi berita dan opini kedua Majalah Tempo dan Koran Tempo.

“Berita dan opini yang menyudutkan saya dan seorang fungsionaris
partai, yaitu Sdr. Melchias M. Mekeng, serta Partai Golkar.
Berita dan opini tersebut tidak benar, tidak berdasarkan fakta, dan tidak adil,” tegasnya dalam Konpres di DPP Partai Golkar Jakarta, Rabu (26/9).

Karena itu, menurutnya berita dan opini tersebut merupakan pelanggaran
sebuah kode etik jurnalisme yang bermartabat.

‘Pendanaan Partai Golkar telah terprogram dan tidak pernah
memerintahkan atau meminta kader-kader Partai Golkar atau siapapun
untuk mencari dana yang PPP mm benar, atau melanggar hukum, untuk
kepentingan ataupun kegiatan Partai Golkar,” katanya.

Airlangga mengaku beberapa hari setelah Idrus Marham dilantik menjadi Menteri Sosial
RI pada 17 Januari 2018, beliau datang bersilaturahmi ke rumah saya,
namun tanpa sepengetahuan atau persetujuan saya sebelumnya,
Idrus Marham ternyata ditemani oleh Sdr. Johannes Kotjo dan Sdri. Eni
Saragih.

” Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan kami tidak keluar dari
kepantasan pembicaraan antara pimpinan partai (saya) dan fungsionaris
partai lainnya (Sdr. Melchias Mekeng, Sdr. Idrus Marham, dan Sdri. Eni
Saragih). Tidak ada pembicaraan bisnis, proyek, ataupun saham
perusahaan apapun,” ungkapnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga menambahkan sejak terpilih sebagai Ketum Golkar dirinya selalu berusaha mendorong kekuatan politik
yang besar ini menjadi sebuah organisasi yang bersih dan disegani.

‘Saya ingin
Partai Golkar dihormati karena kami memang sungguh-sungguh menyuarakan
serta membela kepentingan rakyat.
Bagi saya, motto Partai Golkar, yaitu “Suara Rakyat Suara Golkar” bukanlah
sekadar slogan kampanye, namun betul-betul merupakan marwah perjuangan
partai yang kami junjung tinggi,”pungkas Airlangga.

Leave a Reply

*