Dana Kelurahan Sinergi Dengan Dana Desa

images (1)

JAKARTA – Mengacu pada kondisi objektif di kelurahan yg ada di kabupaten dan kota di berbagai provinsi, begitu juga terjadi di dapil Agun Gunanjar yang meliputi kab ciamis, kuningan dan kota Banjar terkecuali kab Pangandaran yang tidak ada kelurahan, pasca di implementasikannya UU no 6 tahun 2014 ttg Desa, terjadi gejolak kecemburuan antara Desa dengan Kelurahan dalam hal kucuran alokasi anggarannya.

“Tepat sekali kalau pemerintah mengeluarkan kebijakan utk menambah anggaran bagi pemerintahan kelurahan, sehingga terjadi sinergi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan,” kata Anggota Komisi XI Bidang Keuangan Dan Perbankan Agun Gunanjar Sudarsa di Jakarta, Kamis (25/10).

Menanggapi suara minor, Agun mengganggapnya sebagai hal yang biasa saja, karena sudah pasti selalu saja terkait dengan dinamika proses politik utk kontestasi di pemilu 2019.

“Untuk diketahui Pemerintah tdk sembarangan dan tidak dadakan karena dana desa sudah dikucurkan sejak 2015 dan terus bertambah, dimana tahun 2019 yang akan datang sudah disetujui meningkat lagi dari 60 T di 2018 menjadi 73 T.
Sehingga terjadi kesenjangan anggaran,” ungkap Politisi Golkar ini.

Menurut Agun, kesenjangan tersebut mulai terasa ketika dana desa itu secara berturut turut terus meningkat setiap tahunnya, sementara dana untuk kelurahan statis peningkatannya dari tahun 2015 sd 2018.

“Sehingga wajar kalau utk tahun 2019 ditingkatkan, guna mengimbangi dlm rangka sinergitas pemerintahan dan pembangunan,”pungkasnya.(*)

Leave a Reply

*