Komisi V DPR Minta Pemerintah Recall boeing 737 max 8

images (14)
JAKARTA – Produsen pesawat AS, Boeing akhirnya melarang terbang seluruh armada pesawat 737 Max setelah penyelidik FAA menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines serta data satelit.

Pelarangan ini terkait kecelakaan fatal boeing 737 max 8 selama lima bulan terakhir yaitu Lion Air di Indonesia pada Oktober silam yang menewaskan 189 orang dan minggu kemarin di Addis Ababa, Ethiopia, yang menewaskan 157 penumpang.

Wakil ketua Komisi V DPR RI fraksi Demokrat yang membidangi perhubungan, Anton Suratto mendesak pemerintah agar boeing recall pesawat 737 max 8.

“Dengan adanya pernyataan larangan terbang ini, saya rasa pemerintah melalui kemenhub harus sudah mengambil sikap tegas untuk mengembalikan pesawat 737 max 8 ke boeing. Ini sudah sangat mengkhawatirkan dan meresahkan dari keamanan dan kenyamanan pengguna jasa penerbangan. Ini menyangkut nyawa manusia, jangan ditunda lagi,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/3).

Anton-pun khawatir jika ini terus ditunda maka akan merugikan bisnis penerbangan indonesia, termasuk masyarakat yang selama ini mengandalkan pesawat sebagai salah satu transportasi jarak jauh.

“Segera ganti 737 max 8 dengan seri pesawat yang lebih aman, nyaman dan layak terbang agar roda bisnis penerbangan di indonesia ini bisa terus berjalan. Jangan sampai pilot-pilot kita menganggur karena hal seperti ini, segera recall,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

*